Dalam ajaran agama Hindu, setiap bentuk kerja yang dilakukan dengan hati yang tulus tanpa mengharapkan imbalan disebut karma yoga, yaitu jalan spiritual menuju kebebasan melalui pengabdian tanpa pamrih. Nilai luhur inilah yang diwujudkan oleh para siswa dan siswi SMA Utama Widyalaya Wira Dharma Palu dalam kegiatan ngayah di Pura Agung Wana Kertha Jagatnatha Palu, menjelang upacara odalan yang akan dilaksanakan pada 5 November 2025.

Ngayah bukan sekadar kegiatan sosial atau kewajiban adat. Ia adalah bentuk bhakti (pengabdian suci) yang mengandung makna spiritual mendalam. Dalam setiap gerakan membersihkan halaman pura, menata pelinggih, menyiapkan banten, dan memasang penjor, tersimpan nilai keikhlasan serta rasa hormat kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Bagi umat Hindu, tindakan sederhana yang dilakukan dengan hati yang suci adalah persembahan yang mulia.
Sebagaimana disampaikan dalam Bhagawad Gita III.19:
“Tasmād asaktaḥ satataṁ kāryaṁ karma samācara, asakto hy ācaran karma param āpnoti pūruṣaḥ.”
Artinya: “Karena itu, lakukanlah kewajibanmu tanpa keterikatan, sebab dengan bekerja tanpa pamrih seseorang akan mencapai kesempurnaan.”
Sloka ini mengajarkan bahwa dalam setiap tugas, termasuk ngayah, seseorang hendaknya tidak terikat pada hasil atau pujian, tetapi fokus pada ketulusan niat. Para siswa yang ngayah di pura mempraktikkan ajaran ini secara nyata. Mereka bekerja bukan untuk dinilai, melainkan untuk berbhakti, membantu sesama, dan menjaga kesucian tempat suci.
Kegiatan ngayah juga menjadi sarana pembelajaran nilai-nilai tri kaya parisudha — berpikir suci, berkata suci, dan berbuat suci. Ketika para siswa bekerja bersama, mereka belajar berpikir positif, berkata lembut kepada sesama, dan melakukan tindakan dengan penuh kasih. Hal ini menumbuhkan kesadaran spiritual bahwa setiap tindakan kecil memiliki makna besar bila dilakukan dengan cinta dan kesadaran.
Selain itu, ngayah juga mengajarkan makna Tat Twam Asi, “aku adalah engkau, engkau adalah aku.” Dalam semangat kebersamaan, para siswa belajar melihat kehadiran Tuhan dalam diri sesama dan dalam setiap pekerjaan. Gotong royong membersihkan pura bukan sekadar kerja fisik, tetapi juga latihan menumbuhkan welas asih dan empati.

Melalui ngayah, para siswa juga belajar memahami prinsip karma phala — bahwa setiap tindakan memiliki akibat. Dengan berbuat baik, mereka menanam benih kebajikan yang kelak akan mendatangkan kedamaian dan keberkahan. Inilah inti dari dharma: bekerja dengan niat suci tanpa menuntut hasil, karena hasil akan datang dengan sendirinya sesuai kehendak Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Kegiatan ngayah menjelang odalan juga menumbuhkan rasa syukur. Mereka menyadari bahwa dapat berpartisipasi dalam persiapan upacara adalah anugerah, bukan beban. Dalam proses ini, siswa menemukan kedamaian batin — bukan dari hal besar, melainkan dari tindakan kecil yang dilakukan dengan cinta kasih dan keikhlasan.
Sebagaimana disebutkan dalam Bhagawad Gita XII.12:
“Śreyo hi jñānam abhyāsāj jñānād dhyānaṁ viśiṣyate, dhyānāt karma-phala-tyāgas tyāgāc chāntir anantaram.”
Artinya: “Lebih mulia dari pengetahuan adalah meditasi, dan lebih mulia dari meditasi adalah melepaskan keterikatan pada hasil perbuatan; dari pelepasan itu lahirlah kedamaian.”
Dengan demikian, ngayah bukan sekadar aktivitas rutin keagamaan, melainkan praktik nyata ajaran Bhagawad Gita dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pengabdian tanpa pamrih, para siswa menemukan makna spiritual yang mendalam: bekerja dengan hati yang ikhlas, melayani dengan kasih, dan berbhakti tanpa pamrih.
Ketika hari odalan tiba, mungkin tangan mereka akan lelah, namun hati mereka akan dipenuhi kebahagiaan dan ketenangan. Karena mereka telah memahami makna sejati dari dharma — bahwa hidup adalah kesempatan untuk berbuat baik dan mempersembahkan setiap tindakan sebagai wujud bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Dokumentasi: OSIS
Penulis : Ni Wayan Fitriani
Author : I Kayan Setiawan, S.Pd., MOS
semangat selalu buat teman teman semoga apa yang kalian kerjakan menjadi suatu jalan nanti nya untuk kalian menuju kesuksesan selalu berjalan dijalan darma 🙏🏻 terus sabar menjalani hari-hari kalian 🙏🏻