Palu, 29 Juli 2025 — SMA Utama Widyalaya Wira Dharma Palu sukses melaksanakan gladi bersih Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, yakni 28–29 Juli 2025, berjalan lancar dan tanpa kendala berarti. Gladi bersih ini menjadi langkah penting dalam mempersiapkan siswa serta sarana dan prasarana sekolah menjelang pelaksanaan ANBK utama yang dijadwalkan pada 04 Agustus mendatang.

Kegiatan gladi bersih ANBK diikuti oleh seluruh siswa kelas XI, yang menjadi peserta utama dalam asesmen nasional. Pelaksanaan gladi bersih dilakukan dalam dua sesi, yaitu sesi pagi pukul 07.30 dan sesi siang pukul 10.40 WITA, menyesuaikan jumlah perangkat komputer yang tersedia dan menjaga kestabilan jaringan selama kegiatan berlangsung.
Kepala SMA Utama Widyalaya Wira Dharma Palu, Drs. I Made Sukarta, M.Si., menyampaikan bahwa gladi bersih ini sangat penting untuk memastikan kesiapan teknis dan mental seluruh pihak yang terlibat, terutama siswa.
“Kami sangat mengapresiasi semangat dan kedisiplinan para siswa serta kerja sama yang solid antara tim teknis, proktor, teknisi, dan guru pendamping. Gladi bersih ini merupakan bagian penting dari proses pembelajaran, karena ANBK bukan sekadar ujian, melainkan alat ukur mutu pendidikan secara nasional,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa sekolah telah menyiapkan segala kebutuhan teknis jauh hari sebelum gladi bersih dilaksanakan. Mulai dari pengecekan perangkat komputer, pemasangan server lokal, uji coba jaringan internet, hingga simulasi penggunaan aplikasi ANBK. Selain itu, ruang laboratorium komputer juga disterilkan dari gangguan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan.
Selama pelaksanaan gladi bersih, siswa mengerjakan soal dalam dua sesi yaitu Literasi Membaca dan Numerasi, dengan masing-masing sesi berdurasi 90 menit. Semua peserta mengikuti kegiatan dengan serius dan menunjukkan antusiasme tinggi, meskipun ini masih dalam tahap uji coba.

Salah satu siswa peserta gladi bersih, Ketut Candra Yogi., mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantunya dalam memahami mekanisme pengerjaan soal.
“Dengan gladi bersih ini, saya jadi lebih terbiasa dengan tampilannya. Awalnya agak gugup, tapi setelah mencoba langsung jadi lebih percaya diri untuk ANBK yang sesungguhnya nanti,” katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh proktor utama sekolah, Ni Luh Saren Dartiasih, S.Pd.,Gr., yang memastikan bahwa seluruh perangkat berjalan optimal selama pelaksanaan. Ia menekankan pentingnya koordinasi dan kesiapan teknis agar tidak terjadi kendala saat asesmen utama berlangsung.
“Kami melakukan simulasi internal beberapa kali sebelum gladi bersih. Mulai dari sistem operasi komputer, pembaruan aplikasi ANBK, hingga pengaturan cadangan listrik. Semuanya dilakukan untuk meminimalkan potensi gangguan,” ujarnya.

Gladi bersih ANBK ini tidak hanya menjadi evaluasi kesiapan teknis, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat karakter siswa dalam menghadapi asesmen nasional. ANBK sendiri merupakan program evaluasi yang dirancang oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebagai bagian dari transformasi sistem evaluasi pendidikan di Indonesia. ANBK mengukur kemampuan literasi, numerasi, serta karakter siswa secara komprehensif dan tidak lagi fokus pada capaian akademik semata.
Dengan selesainya pelaksanaan gladi bersih ini, SMA Utama Widyalaya Wira Dharma Palu optimistis akan mampu melaksanakan ANBK utama dengan lebih matang. Pihak sekolah juga berkomitmen untuk terus membimbing siswa agar dapat menghadapi asesmen dengan tenang dan percaya diri, demi meningkatkan mutu pendidikan yang berlandaskan integritas dan kualitas.
Dokumentasi: Panitia
Penulis : I Kayan Setiawan, S.Pd., MOS
Author : I Kayan Setiawan, S.Pd., MOS
Leave a Comment